Senin, 19 Juli 2010

REVIEW INCEPTION



Lagi lagi Christoper Nolan berhasil membuat saya takjub, setelah sukses membuat twist mengejutkan di The Prestige, alur yang gelap di Batman Begins dan keseluruhan penggarapan yang luar biasa di The Dark Knight, kini Nolan menggebrak dengan sebuah film baru, INCEPTION.
Cobb (Di Caprio) memimpin sekelompok orang yang memiliki pekerjaan illegal, yaitu mengungkap rahasia penting seseorang melalui media mimpi (ekstraktor). Suatu saat pengusaha besar bernama Saito menjanjikan sebuah pekerjaan dengan imbalan kebebasan Cobb untuk menemui anaknya kembali di USA (sebelumnya Cobb merupakan buronan di negaranya karena dituduh sebagai dalang pembunuhan istrinya yang bernama Mal).
Mereka dipaksa untuk menggunakan kemampuan mereka melakukan suatu pekerjaan illegal baru, yaitu menanamkan semacam keinginan baru pada Robert Fishcer jr, anak tunggal konglomerat saingan terberat Saito supaya tidak melanjutkan bisnis yang diwariskan oleh ayahnya.
Dalam perjalanannya, hal ini ternyata memang tidak mudah, karena pikiran Robert Fishcer jr ternyata juga memiliki proteksi terhadap segala serangan yang merupakan intervensi terhadap alam bawah sadarnya, disinilah PUNCAK KESINTINGAN terjadi. Cobb dan rekan rekan tidak hanya membuat sebuah mimpi untuk mempengaruhi Fischer, melainkan 3 lapis mimpi yang kesemuanya berhubungan dan memiliki sebuah tujuan, yaitu meyakinkan Fischer untuk tidak melanjutkan kembali usaha ayahnya.
Cerita yang rumit, alur yang baik, UNPREDICTABLE effect dan acting yang luar biasa para aktor dan aktrisnya membuat saya mengamini ketika IMDB mengganjarnya dengan rating 9,3 dan langsung masuk ke 250 TOP MOVIES versi IMDB. Sebuah film apik, dengan ending yang bikin jengkel dan sedikit mengingatkan saya pada film ATONEMENT. Bedanya dalam atonement, happy ending dieksekusi melalui cerita novel. Sedangkan di inception ini akhir yang bahagia digambarkan hanya melalui mimpi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar